Pelatihan PONEK 2026, Pelatihan Tim PONEK, Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif, PONEK Rumah Sakit, Standar PONEK

Panduan Lengkap Pelatihan PONEK Rumah Sakit 2026: Cara Daftar, Jadwal, dan Sertifikasi Kemenkes

Pendaftaran pelatihan ponek 2026 kini resmi di buka bagi seluruh manajemen rumah sakit dan fasilitas kesehatan rujukan yang ingin meningkatkan standar keselamatan pasien maternal serta neonatal.

Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) merupakan pilar utama rumah sakit dalam menekan angka kematian ibu dan bayi.

Peningkatan Kompetensi Multidisiplin Tim Medis RS dengan Pelatihan PONEK

Menghadapi tantangan pelayanan kesehatan saat ini, kurikulum pelatihan ponek kemenkes di rancang lebih adaptif, komprehensif, dan mengutamakan kerja sama tim. Diklat ini membagi fokus kompetensi secara spesifik berdasarkan peran masing-masing tenaga medis di lapangan:

  • Pelatihan ponek dokter spesialis obgyn : Berfokus pada penguatan kapasitas kepemimpinan klinis, penanganan komplikasi bedah obstetri tingkat lanjut, serta audit medik maternal.
  • Materi ponek tim medis igd: Menitikberatkan pada kecepatan respons triase, resusitasi jantung paru pada ibu hamil, penanganan awal syok, serta stabilisasi sebelum pasien di pindahkan.
  • Pelatihan ponek untuk bidan : Optimalisasi keterampilan asuhan persalinandistosia bahu, pencegahan perdarahan pascapersalinan, serta pemantauan kesejahteraan janin secara akurat.
  • Diklat ponek bagi perawat : Pendalaman asuhan keperawatan intensif pada neonatus, manajemen ventilator, serta perawatan kritis maternal di ruang intensif.

Setiap peserta yang mengikuti seluruh sesi dan lulus ujian evaluasi akhir akan mendapatkan sertifikasi ponek untuk tenaga kesehatan resmi yang terintegrasi dengan sistem Satuan Kredit Profesi (SKP) Kemenkes terbaru.

Agenda Pelaksanaan dan Investasi Program


Untuk menjaga agar operasional harian rumah sakit tidak terganggu. Jadwal diklat ponek rumah sakit sepanjang tahun 2026 telah di susun secara berkala setiap bulannya. Pihak manajemen dapat memilih gelombang yang paling sesuai dengan kalender internal instansi. Baik untuk metode kelas klasikal (tatap muka) maupun skema In-House Training langsung di lokasi rumah sakit Anda.

Mengenai komitmen anggaran, detail terkait biaya pelatihan ponek bersertifikat di sesuaikan dengan jenis paket kepesertaan yang di pilih oleh manajemen. Biaya tersebut sudah bersifat all-in, mencakup hak akses materidigital, penggandaan modul praktikum, training kit, konsumsi selama acara, hingga penerbitan sertifikat resmi yang di akui nasional.

Langkah Mudah Pendaftaran Peserta


Mengingat kuota peserta di batasi demi menjaga efektivitas simulasi dan praktikum klinis, perwakilan rumah sakit di sarankan untuk segera melakukan pemesanan kursi.

Proses registrasi onlinediklat ponek dapat di selesaikan dengan langkah mudah berikut:

  1. Kunjungi portal resmi pendaftaran penyediadiklat terakreditasi.
  2. Isi formulir digital dengan memasukkan data instansi serta daftar nama tenaga medis yang di delegasikan.
  3. Unggah berkas pendukung (surat tugas dari rumah sakit atau bukti profesi).
  4. Pilih gelombang pelaksanaan serta lakukan konfirmasi pembayaran kepada narahubung panitia.
Pelatihan PONEK
Ponek RSUD, PONEK Rumah Sakit, Program Kerja PONEK RS, Program PONEK Rumah Sakit, Standar PONEK Rumah Sakit

PONEK Rumah Sakit – PONEK RSUD

Dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan juga bayi, WHO mencanangkan program Safe Motherhood yang mempunyai slogan Making Pregnancy Safer (MPS). Di dalamnya terdapat 4 pilar penting salah satunya adalah Pelayanan Obstetrik Neonatal Esensial/Emergensi. Yang bertujuan untuk menjamin tersedianya pelayanan esensial pada kehamilan risiko tinggi dengan gawat-obstetrik. Pelayanan PONEK bekerja secara khusus untuk menurunkan AKI dan AKB sesuai tujuan program nasional dalam Standar Akreditasi Rumah Sakit Nasional (SNARS). Pelayanan emergensi untuk gawat-darurat-obstetrik dan komplikasi persalinan pada setiap ibu yang membutuhkannya. Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Kesehatan kemudian mengembangkan program tersebut dengan rangkaian paket pembelajaran dan pelatihan. Yaitu PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif) dan PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar). Yang bertujuan meningkatkan para profesional di bidang pelayanan kesehatan dalam memberikan pelayanan tinggi kepada ibu, bayi baru lahir, dan juga anak.

Pemerintah Indonesia melalui Kementrian selanjutnya mengembangkan program dengan rangkaian paket pembelajaran dan pelatihan yaitu PONEK (Pelayanan Obsteri Neonatal Emergenso Terpadu) dan PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar). Yang bertujuan untuk meningkatkan profesional berkualitas dan memberikan layanan berkualitas untuk ibu, bayi baru lahir dan anak – anak.

Secara lebih luas, kerja pelayanan PONEK harus mengupayakan kesehatan reproduksi ibu yang baik dan juga tumbuh kembang anak yang optimal sesuai dengan potensi genetikanya. Dalam hal ini Pelayanan PONEK di rumah sakit mullai dari depan/ruang gawat darurat. Dan meluas ke ruang operasi/ruang tindakan hingga ruang perawatan.

Ruang Lingkup Standar PONEK

  1. Batasan yang boleh dilakukan Bidan. Dalam PONEK, bidan boleh memberikan pelayanan sebagai berikut
  • Injeksi antibiotika
  • Injeksi unterotonika
  • Injeksi sedative
  • Plasenta manual
  • Transfusi darah
  • Perawatan neonatal secara intensi

2. Kriteria Rumah Sakit

Memiliki fasilitas rawat inapMemiliki Puskesmas binaanRumah sakit tipe C

Rumah sakit dalam Standar PONEK harus mampu menangani kasus rujukan. Yang tidak mampu dilakukan petugas kesehatan di tingkat layanan primer (dokter, bidan, perawat). Pelayanan ini bersedia selama 24 jam. Pelayanan PONEK meliputi stabilisasi di UGD dan persiapan obat definitif, penanganan kasus gawat darurat oleh tim RS di ruang tindakan. Penanganan operatif tepat dan cepat (laparotomi dan seksio serkaria), perawatan intensif ibu dan bayi, serta pelayanan asuhan antenatal risiko tinggi.

Standar PONEK
Standar PONEK
Jadwal Pelatihan Ponek, Pelatihan PONED 2025, Pelatihan Ponek 2024, PONEK, PONEK Rumah Sakit

Pelatihan PONEK Rumah Sakit 2025 – Pelatihan PONEK RSUD 2025

Pelatihan PONEK Rumah Sakit adalah upaya pelayanan komprehensif di Rumah Sakit untuk menanggulangi kasus kegawatdaruratan obstetri dan juga neonatal, sehingga dapat menurunkan derajat kesakitan dan juga meminimalkan angka kematian Ibu (AKI) dan juga angka kematian bayi (AKB).

Dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi, WHO mencanangkan program Safe Motherhood yang mempunyai slogan Making Pregnancy Safer (MPS), di dalamnya terdapat 4 pilar penting salah satunya adalah Pelayanan Obstetrik Neonatal Esensial/Emergensi yang bertujuan untuk menjamin tersedianya pelayanan esensial pada kehamilan risiko tinggi dengan gawat-obstetrik, pelayanan emergensi untuk gawat-darurat-obstetrik dan komplikasi persalinan pada setiap ibu yang membutuhkannya.

Dalam hal ini Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Kesehatan kemudian mengembangkan program tersebut dengan rangkaian paket pembelajaran dan juga pelatihan yaitu PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif) dan PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar) yang bertujuan meningkatkan para profesional di bidang pelayanan kesehatan dalam memberikan pelayanan tinggi kepada ibu, bayi baru lahir, dan anak.

TUJUAN PELATIHAN PONEK

Tujuan Umum : Pelatihan Ini Dimaksudkan Untuk Membantu Rumah Sakit Dalam Menyiapkan Sdm Yang Kompeten Dalam Memberikan Pelayanan Emergensi Maternal Neonatal Secara Komprehensif Serta Mendayagunakan Rumahsakit Sebagai Pusat Rujukan Pelayanan Ibu Dan Anak. Pelatihan Ponek

Tujuan Khusus : Secara Khusus Pelatihan PONEK 2025 Ini Dimaksudkan Untuk Memberikan Atau Meningkatkan Kompetensi Dokter, Bidan Dan Juga Perawat Dalam Pelayanan Emergensi Maternal Neonatal

MATERI PELATIHAN PONEK 2025

  1. Surveilens Kematian Ibu
  2. Distosia Bahu
  3. Maternal Collapse
  4. Preeklamsia dan Hipertensi Dalam Kehamilan
  5. Perdarahan Pasca Salin
  6. Persalinan Bokong
  7. Strategi Pendekatan Risiko dan juga Sistem Rujukan
  8. Manajemen Ponek
  9. Kebijakan Program Kesehatan dan Sistim Rujukan Pada Ibu dan juga Bayi Baru Lahir
  10. Pencegahan Infeksi pada Persalinan dan juga Bayi Baru Lahir
  11. Tata Laksana Kegawatdaruratan pada Kehamilan, Persalinan dan juga Nifas
  12. Kegawatan Bayi Baru Lahir/ Neonatus di Beberapa Tingkat Pelayanan Neonatus
  13. Neonatal Resuscitation
  14. Nutrisi Parental pada Neonatus


METODE BIMTEK

  1. Ceramah
  2. Diskusi
  3. Simulasi
  4. Penyusunan Program

BIAYA & FASILITAS

Paket  A               Rp  6.000.000,- /peserta
Menginap di Grand Puri Saron Hotel Malioboro Yogyakarta
(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training  kit,  foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

Paket  B                Rp  5.000.000,-/peserta Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari. Training  kit, sertifikat, foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN: Grand Puri Saron Hotel (MALIOBORO)
Jl. Sosrowijayan No. 70 Yogyakarta

rumah sakit
Pelatihan Ponek, Pelatihan Ponek 2024, Pelatihan Tim PONEK, Ponek RSUD, PONEK Rumah Sakit

Pelatihan PONEK / Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif

Pelatihan PONEK 2024 adalah upaya pelayanan komprehensif di Rumah Sakit untuk menanggulangi kasus kegawatdaruratan obstetri dan juga neonatal, sehingga dapat menurunkan derajat kesakitan dan juga meminimalkan angka kematian Ibu (AKI) dan juga angka kematian bayi (AKB).

Dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi, WHO mencanangkan program Safe Motherhood yang mempunyai slogan Making Pregnancy Safer (MPS), di dalamnya terdapat 4 pilar penting salah satunya adalah Pelayanan Obstetrik Neonatal Esensial/Emergensi yang bertujuan untuk menjamin tersedianya pelayanan esensial pada kehamilan risiko tinggi dengan gawat-obstetrik, pelayanan emergensi untuk gawat-darurat-obstetrik dan komplikasi persalinan pada setiap ibu yang membutuhkannya.

Dalam hal ini Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Kesehatan kemudian mengembangkan program tersebut dengan rangkaian paket pembelajaran dan juga pelatihan yaitu PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif) dan PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar) yang bertujuan meningkatkan para profesional di bidang pelayanan kesehatan dalam memberikan pelayanan tinggi kepada ibu, bayi baru lahir, dan anak.

TUJUAN PELATIHAN PONEK 2025

Tujuan Umum : Pelatihan Ini Dimaksudkan Untuk Membantu Rumah Sakit Dalam Menyiapkan Sdm Yang Kompeten Dalam Memberikan Pelayanan Emergensi Maternal Neonatal Secara Komprehensif Serta Mendayagunakan Rumahsakit Sebagai Pusat Rujukan Pelayanan Ibu Dan Anak. Pelatihan Ponek

Tujuan Khusus : Secara Khusus Pelatihan PONEK 2024 Ini Dimaksudkan Untuk Memberikan Atau Meningkatkan Kompetensi Dokter, Bidan Dan Juga Perawat Dalam Pelayanan Emergensi Maternal Neonatal

MATERI PELATIHAN PONEK 2025

  1. Surveilens Kematian Ibu
  2. Distosia Bahu
  3. Maternal Collapse
  4. Preeklamsia dan Hipertensi Dalam Kehamilan
  5. Perdarahan Pasca Salin
  6. Persalinan Bokong
  7. Strategi Pendekatan Risiko dan juga Sistem Rujukan
  8. Manajemen Ponek
  9. Kebijakan Program Kesehatan dan Sistim Rujukan Pada Ibu dan juga Bayi Baru Lahir
  10. Pencegahan Infeksi pada Persalinan dan juga Bayi Baru Lahir
  11. Tata Laksana Kegawatdaruratan pada Kehamilan, Persalinan dan juga Nifas
  12. Kegawatan Bayi Baru Lahir/ Neonatus di Beberapa Tingkat Pelayanan Neonatus
  13. Neonatal Resuscitation
  14. Nutrisi Parental pada Neonatus


METODE BIMTEK

  1. Ceramah
  2. Diskusi
  3. Simulasi
  4. Penyusunan Program


BIAYA & FASILITAS

Paket A Rp 6.000.000,- /peserta
Menginap di Grand Puri Saron Hotel Malioboro Yogyakarta (1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training kit, foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

Paket B Rp 5.000.000,-/peserta Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel selama 2 hari. Training kit, sertifikat, foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

PONEK Rs Adalah, Ponek RSUD, PONEK Rumah Sakit, Program PONEK Rumah Sakit, Rumah Sakit Ponek

Rumah Sakit PONEK – RS PONEK

PONEK RUMAH SAKIT

PONEK Rs adalah rumah sakit rujukan yang memberikan pelayanan 24 jam untuk kegawatdaruratan ibu dan bayi. Keberadaan PONEK dan PONED sangat membantu menurunkan AKI jika di sertai petugas kesehatan serta sarana dan rasarana yang memadai. Dalam pelaksanaannya PONED dan PONEK harus bekerjasama untuk saling mendukung pelayanan ibu dan bayi sebaik mungkin.

Rumah sakit dalam PONEK harus mampu menangani kasus rujukan. Yang tidak mampu di lakukan petugas kesehatan di tingkat layanan primer (dokter, bidan, perawat). Pelayanan ini di sediakan selama 24 jam. Pelayanan PONEK meliputi stabilisasi di UGD dan juga persiapan obat definitif, penanganan kasus gawat darurat oleh tim PONEK RS di ruang tindakan. Penanganan operatif tepat dan juga cepat (laparotomi dan seksio serkaria), perawatan intensif ibu dan bayi, serta pelayanan asuhan antenatal risiko tinggi.

Pada rumah sakit PONEK di butuhkan tim standar yang terdiri dari 1 dokter obsgyn, 1 dokter anak, 1 dokter UGD, 3 orang bidan, 2 orang perawat, dan 1 dokter/ perawat anestesi. Lebih idealnya di tambah dengan petugas laboratorium dan juga administrasi, serta perawat yang bekerja dengan sistem shift. Secara umum ruangan yang harus di miliki dalam rumah sakit PONEK adalah ruang maternal, ruang neonatus, ruang operasi, dan juga ruangan penunjang.

Kriteria Umum PONEK Rs:

  1. Ada dokter jaga yang terlatih di UGD untuk mengatasi kasus emergensi baik secara umum maupun emergensi obstetrik-neonatal.
  2. Dokter, bidan dan perawat terlatih melakukan resusitasi neonatus dan kegawat-daruratan obstetrik dan neonatus.
  3. Mempunyai Standar Operating Prosedur penerimaan dan penanganan pasien kegawat-daruratan obstetrik dan neonatal.
  4. Jika memungkinkan, terdapat kebijakan tidak ada uang muka bagi pasien kegawat-daruratan obstetrik dan neonatal.
  5. Mempunyai prosedur pendelegasian wewenang tertentu.
  6. Mempunyai standar respon time di UGD (target di upayakan selama 5 menit), di kamar bersalin (target di upayakan kurang dari 30 menit), pelayanan darah (target di upayakan kurang dari 1 jam).
  7. Tersedia kamar operasi yang siap (siaga 24 jam) untuk melakukan operasi, bila ada kasus emergensi obstetrik atau umum.
  8. Tersedia kamar bersalin yang mampu menyiapkan operasi dengan target dalam waktu kurang dari 30 menit
  9. Memiliki Tim yang siap untuk melakukan operasi atau melaksanakan tugas sewaktu-waktu (on call).
  10. Adanya dukungan semua pihak dalam tim pelayanan PONEK, antara lain dokter kebidanan, dokter anak, dokter/petugas anastesi, dokter penyakit dalam, dokter spesialis lain, serta dokter umum, bidan dan perawat.
  11. Mengupayakan tersedianya pelayanan darah yang siap 24 jam.

Pelayanan Ponek, Pelayanan Ponek Adalah, Pelayanan Ponek Apa Saja, PONEK Rumah Sakit, Tim PONEK

Pelayanan Tim PONEK Rumah Sakit

PELAYANAN PONEK

Upaya pelayanan PONEK adalah di tujukan pada penurunan AKI dan AKB sesuai dengan target program nasional dalam Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS). Lebih luas lagi, upaya pelayanan PONEK harus dapat mengupayakan kesehatan reproduksi ibu yang baik dan pencapaian tumbuh kembang anak yang optimal sesuai dengan potensi genetiknya.

Ruang lingkup pelayanan PONEK di RS dimulai dari garis depan/UGD dilanjutkan ke kamar operasi/ruang tindakan sampai ke ruang perawatan.

Secara singkat dapat di deskripsikan sebagai berikut:

  1. Stabilisasi di UGD dan juga persiapan untuk pengobatan denitif.
  2. Penanganan kasus gawat darurat oleh tim PONEK RS di ruang tindakan.
  3. Penanganan operatif cepat dan tepat meliputi laparatomi dan seksio sesaria.
  4. Perawatan intermediate dan juga intensif ibu dan bayi.
  5. Pelayanan Asuhan Ante Natal Risiko Tinggi.

Pelayanan Kesehatan Neonatal dengan Risiko Tinggi (minimal level II B)

  1. Asuhan bayi baru lahir

Level II: Asuhan Neonatal dengan Ketergantungan Tinggi (Ruang Rawat Neonatus Asuhan Khusus)

Level II A: Pelayanan obstetri dan neonatal emergensi dasar (sesuai dengan kemampuan pelayanan puskesmas/PONED).

Fungsi Unit sebagai berikut:

  1. Resusitasi dan stabilisasi bayi prematur dan/atau sakit, termasuk memberikan bantuan CPAP (Continuous Positive Airway Pressure) dalam jangka waktu < 24 jam, atau sebelum pindah ke fasilitas asuhan intensif neonatus. Pelayanan bayi yang lahir dengan usia kehamilan > 32 mgg danberat lahir > 1500 gr yang memiliki ketidakmampuan siologis seperti apnea, prematur , tidak mampu menerima asupan oral, menderita sakit yg tidak diantisipasi sebelumnya dan membutuhkan pelayanan sub spesialistik dlm waktu mendesak.
  2. Oksigen nasal dengan pemantau saturasi oksigen
  3. Infus intravena perifer dan nutrisi parenteral untuk jangka waktu terbatas
  4. Memberikan asuhan bayi dalam masa penyembuhan pasca perawatan intensif

Level II B: Pelayanan obstetri dan neonatal emergensi komprehensif (sesuai dengan kemampuan standar PONEK).

Fungsi Unit sebagai berikut:

  1. Kemampuan unit perinatal level II A di tambah dengan tersedianya ventilasi mekanik selama jangka waktu singkat (<24 jam) dan CPAP (Continuous Positive Airway Pressure)
  2. Infus intravena, nutrisi parenteral total, dan juga jalur sentral menggunakan tali pusat dan jalur sentral melalui intravena per kutan

Kriteria Rawat Inap sebagai berikut:

  1. Bayi prematur > 32 mgg
  2. Bayi dari ibu dengan riwayat diabetes
  3. Bayi yg lahir dari kehamilan berisiko tinggi atau persalinan dengan komplikasi
  4. Gawat napas yg tidak memerlukan ventilasi bantuan» Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) >1,5 kg
  5. Hiperbilirubinemia yang perlu terapi sinar
  6. Sepsis neonatorum
  7. Hipotermia

Pelayanan Obstetri Dan Neonatal, Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif, PONEK IGD, PONEK Rumah Sakit, Program PONEK Rumah Sakit

Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK)

Pelayanan Obstetri Neonatal

Rumah sakit dalam PONEK harus mampu menangani kasus rujukan yang tidak mampu di lakukan petugas kesehatan di tingkat layanan primer (dokter, bidan, perawat). Pelayanan ini di sediakan selama 24 jam. Pelayanan PONEK meliputi stabilisasi di UGD dan juga persiapan obat definitif, penanganan kasus gawat darurat oleh tim PONEK RS di ruang tindakan, penanganan operatif tepat dan juga cepat (laparotomi dan seksio serkaria), perawatan intensif ibu dan juga bayi, serta asuhan antenatal risiko tinggi.

Ruang lingkup pelayanan rumah sakit PONEK di bagi dalam 2 kelas:

  • Kelas C
    – Pelayanan fisiologis (pelayanan kehamilan, persalinan, nifas, asuhan bayi baru lahir, imunisasi dan juga SDIDTK)
    – Pelayanan dengan risiko tinggi (antenatal, intranatal, postnatal)
    – Pelayanan kesehatan neonatal
    – Pelayanan ginekologis
    – Perawatan khusus/ high care unit dan transfusi darah
  • Kelas B
    – Pada kelas B ini juga menyediakan 5 pelayanan seperti di kelas C, hanya saja dengan sarana yang lebih memadai, seperti adanya layanan ICU dan NICU, asuhan bayi dengan level 2, dan terdapat perawatan intensif untuk neonatus.

Rumah sakit PONEK di wajibkan memiliki sarana pemeriksaan penunjang sebagai berikut:

  1. Pelayanan darah
    Meliputi penyediaan darah, pemeriksaan darah, dan juga bekerjasama dengan unit penyedia darah lainnya.
  2. Perawatan intensif
    Dalam unit ini di lakukan pemantauan cairan, pengawasan gawat napas/ ventilator, dan perawatan sepsis
  3. Pencitraan
    Termasuk di dalamnya radiologi dan USG ibu dan bayi
  4. Laboratorium
    Minimal mampu melakukan pemeriksaan darah dan urin rutin, kultur darah dan urin, dan pemeriksaan kimia lainnya.

Tidak semua rumah sakit dapat dijadikan rujukan/ sebagai PONEK, rumah sakit tersebut harus memenuhi kriteria umum sebagai berikut:

  1. Memiliki dokter jaga terlatih di UGD untuk menangani kasus emergensi umum maupun obstetri dan neonatal
  2. Tenaga kesehatan (dokter, bidan, perawat) telah mengikuti pelatihan tim PONEK di rumah sakit (meliputi resusitasi neonatus, kegawatdaruratan obstetri dan neonatus)
  3. Memiliki SOP penerimaan dan penanganan pasien kegawatdaruratan obstetri dan neonatus
  4. Memiliki kebijakan yang tidak memberlakukan uang muka untuk pasien gawatdarurat obstetrik dan neonatus
  5. Memiliki prosedur pendelegasian wewenang tertentu
  6. Memiliki standard response time di UGD 10 menit, kamar bersalin <30 menit, dan pelayanan darah <1 jam
  7. Tersedia kamar operasi 24 jam
  8. Tersedia kamar bersalin yang mampu menyiapkan operasi <30 menit
  9. Memiliki tim yang siap sedia jika ada kasus darurat
  10. Dukungan dari semua pihak tim PONEK (dokter obsgyn, dokter anak, dokter anestesi, dokter penyakit dalam, dokter spesialis lain, dokter umum, perawat, dan bidan)
  11. Pelayanan darah tersedia selama 24 jam
  12. Pelayanan penunjang dan obat tersedia selama 24 jam
  13. Perlengkapan harus bersih, dan tersedia dalam jumlah yang cukup. Perlengkapan yang membutuhkan listrik juga harus selalu tersedia

Pada rumah sakit PONEK dibutuhkan tim standar yang terdiri dari 1 dokter obsgyn, 1 dokter anak, 1 dokter UGD, 3 orang bidan, 2 orang perawat, dan 1 dokter/ perawat anestesi. Lebih idealnya ditambah dengan petugas laboratorium dan administrasi, serta perawat yang bekerja dengan sistem shift. Secara umum ruangan yang harus dimiliki dalam rumah sakit PONEK adalah ruang maternal, ruang neonatus, ruang operasi, dan juga ruangan penunjang.

Ponek RSUD, PONEK Rumah Sakit, PONEK Rumah Sakit Adalah, Rumah Sakit Ponek, Rumah Sakit Ponek Adalah

Rumah Sakit PONEK 24 Jam

Rumah Sakit PONEK 24 jam adalah Rumah Sakit yang menyelenggarakan pelayanan kedaruratan maternal dan neonatal secara komprehensif dan juga terintegrasi 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu. Dan hal ini sangat berperan dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Pelayanan maternal neonatal merupakan pelayanan bagi ibu dan juga bayi baru lahir secara terpadu. Dalam bentuk Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (PONEK). Hal ini harus dapat terukur melalui Penilaian Kinerja Manajemen dan juga Penilaian Kinerja Klinis (Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif 24 jam di Rumah Sakit).

Kriteria Umum Rumah Sakit PONEK:

  1. Ada dokter jaga yang terlatih di UGD untuk mengatasi kasus emergensi baik secara umum maupun emergensi obstetrik-neonatal.
  2. Dokter, bidan dan juga perawat terlatih melakukan resusitasi neonatus dan kegawat-daruratan obstetrik dan neonatus.
  3. Mempunyai Standar Operating Prosedur penerimaan dan juga penanganan pasien kegawat-daruratan obstetrik dan neonatal.
  4. Jika memungkinkan, terdapat kebijakan tidak ada uang muka bagi pasien kegawat-daruratan obstetrik dan neonatal.
  5. Mempunyai prosedur pendelegasian wewenang tertentu.
  6. Mempunyai standar respon time di UGD (target diupayakan selama 5 menit), di kamar bersalin (target diupayakan kurang dari 30 menit), Pelayanan darah (target diupayakan kurang dari 1 jam).
  7. Tersedia kamar operasi yang siap (siaga 24 jam) untuk melakukan operasi, bila ada kasus emergensi obstetrik atau umum.
  8. Tersedia kamar bersalin yang mampu menyiapkan operasi dengan target dalam waktu kurang dari 30 menit
  9. Memiliki Tim yang siap untuk melakukan operasi atau melaksanakan tugas sewaktu-waktu (on call).
  10. Adanya dukungan semua pihak dalam tim pelayanan PONEK. Antara lain dokter kebidanan, dokter anak, dokter/petugas anastesi, dokter penyakit dalam, dokter spesialis lain, serta dokter umum, bidan dan perawat.
  11. Mengupayakan tersedianya pelayanan darah yang siap 24 jam.

Upaya Pelayanan PONEK :

  • Stabilisasi di UGD dan persiapan untuk pengobatan definitif
  • Penanganan kasus gawat darurat oleh tim PONEK RS di ruang tindakan
  • Penanganan operatif cepat dan tepat meliputi laparotomi, dan sectio caesaria
  • Perawatan intensif ibu dan bayi.
  • Pelayanan Asuhan Ante Natal Risiko Tinggi
PONEK, Ponek RSUD, PONEK Rumah Sakit, Rumah Sakit Ponek, Standar PONEK Rumah Sakit

Rumah Sakit PONEK – Standar PONEK Rumah Sakit

KRITERIA RUMAH SAKIT PONEK 24 JAM

PONEK RSUD 24 jam adalah Rumah Sakit yang menyelenggarakan pelayanan kedaruratan maternal dan neonatal secara komprehensif dan juga terintegrasi 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu dan sangat berperan dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

A. KRITERIA UMUM RUMAH SAKIT PONEK

  • Ada dokter jaga yang terlatih di UGD untuk mengatasi kasus emergensi baik secara umum maupun emergency obstetrik-neonatal.
  • Dokter, bidan, dan juga perawat telah mengkuti pelatihan tim PONEK RSUD meliputi resusitasi neonatus, kegawat-daruratan obstetrik dan juga neonatus.
  • Mempunyai Standar Operating Prosedur penerimaan dan juga penanganan pasien kegawat-daruratan obstetrik dan neonatal.
  • Kebijakan tidak ada uang muka bagi pasien kegawat-daruratan obstetrik dan juga neonatal.
  • Mempunyai prosedur pendelegasian wewenang tertentu.
  • Mempunyai standar respon time di UGD selama 10 menit, di kamar bersalin kurang dari 30 menit, pelayanan darah kurang dari 1 jam.
  • Tersedia kamar operasi yang siap (siaga 24 jam) untuk melakukan operasi, bila ada kasus emergensi obstetrik atau umum.
  • Tersedia kamar bersalin yang mampu menyiapkan operasi dalam waktu kirang dari 30 menit.
  • Memiliki kru/awak yang siap melakukan operasi atau melaksanakan tugas sewaktu-waktu, meskipun on call.
  • Adanya dukungan semua pihak dalam tim pelayanan PONEK, anatara lain dokter kebidanan, dokter anak, dokter/petugas anestesi, dokter penyakit dalam, dokter spesialia lain serta dokter umum, bidan dan juga perawat.
  • Tersedia pelayanan darah yang siap 24 jam.
  • Tersedia pelayanan penunjang lain yang berperan dalam PONEK, seperti laboratorium dan juga radiologi selama 24 jam, recovery room 24 jam, obat dan juga alat penunjang yang selalu siap tersedia.

B. KRITERIA KHUSUS

  1. SUMBER DAYA MANUSIA
    Memiliki tim PONEK esensial yang terdiri sebagai berikut:
  • 1 dokter spesialis kebidanan kandungan
  • 1 dokter spesialis anak
  • 1 dokter di UGD
  • 3 orang bidan (1 koordinator dan 2 penyelia)
  • 2 orang perawat


Tim PONEK Ideal ditambah :

  • 1 dokter spesialis anestesi/perawat anestesi
  • 6 bidan pelaksana
  • 10 perawat (tiap shift 2-3 perawat jaga)
  • 1 petugas laboratorium
  • 1 pekarya kesehatan
  • 1 petugas administrasi
PONEK RSUD

PONEK Rumah Sakit, PONEK Rumah Sakit Adalah, Ptogram Ponek Rumah Sakit, Standar PONEK Rumah Sakit, Tim Ponek Rumah Sakit

PONEK Rumah Sakit – Standar PONEK Rumah Sakit

Angka kematian ibu dan neonatus di Indonesia masih menduduki peringkat yang cukup tinggi di Asia Tenggara, bahkan penurunannya terhitung relatif lambat. Perdarahan, infeksi, dan juga eklamsia yaitu biasanya penyebab kematian pada ibu. Sistem terpadu di tingkat nasional maupun regional merupakan proses persalinan dan juga perawatan bayi. Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) di rumah sakit, dan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) di puskesmas yaitu pelayanan obstetri dan neonatal di tingkat regional merupakan pelayanan terpadu. Dalam perannya menurunkan AKI, ketersediaan tenaga kerja yang kompeten dan handal merupakan kunci keberhasilan PONEK dan PONED. Buku pedoman manajemen penyelenggaraan PONEK maupun PONED selama 24 jam di rumah sakit dan juga puskesmas tertentu sudah di susun di Indonesia.

Rumah sakit PONEK merupakan rumah sakit rujukan yang memberikan pelayanan 24 jam untuk kegawatdaruratan ibu dan juga bayi. Keberadaan PONEK dan PONED sangat membantu menurunkan AKI jika dapat disertai petugas kesehatan serta sarana dan rasarana yang memadai. Dalam pelaksanaannya PONED dan PONEK harus bekerjasama untuk saling mendukung pelayanan ibu dan bayi sebaik mungkin.

PONEK:

Rumah sakit dalam PONEK harus mampu menangani kasus rujukan yang tidak mampu dilakukan petugas kesehatan di tingkat layanan primer (dokter, bidan, perawat). Pelayanan PONEK meliputi stabilisasi di UGD dan juga persiapan obat definitif, penanganan kasus gawat darurat oleh tim PONEK RS di ruang tindakan, penanganan operatif tepat dan cepat (laparotomi dan seksio serkaria), perawatan intensif ibu dan bayi, serta pelayanan asuhan antenatal risiko tinggi.

Ruang lingkup rumah sakit PONEK dibagi menjadi 2 kelas:

  • Kelas C
    – Pelayanan fisiologis (pelayanan kehamilan, persalinan, nifas, asuhan bayi baru lahir, imunisasi dan SDIDTK)
    – Pelayanan dengan risiko tinggi (antenatal, intranatal, postnatal)
    – Pelayanan kesehatan neonatal
    – Pelayanan ginekologis
    – Perawatan khusus/ high care unit dan transfusi darah
  • Kelas B
    – Pada pelayanan kelas B ini juga menyediakan 5 pelayanan seperti di kelas C, hanya saja dengan sarana yang lebih memadai, seperti adanya layanan ICU dan NIC, asuhan bayi dengan level 2, dan terdapat perawatan intensif untuk neonatus.


Rumah sakit PONEK diwajibkan memiliki sarana pemeriksaan penunjang sebagai berikut:

  • Pelayanan darah
    Meliputi penyediaan darah, pemeriksaan darah, dan bekerjasama dengan unit penyedia darah lainnya.
  • Perawatan intensif
    Pemantauan cairan, pengawasan gawat napas/ ventilator, dan perawatan sepsis
  • Pencitraan
    Termasuk di dalamnya radiologi dan USG ibu dan bayi
  • Laboratorium
    Minimal mampu melakukan pemeriksaan darah dan urin rutin, kultur darah dan urin, dan pemeriksaan kimia lainnya.


Kriteria umum rumah sakit PONEK untuk rujukan :

  • Memiliki dokter jaga terlatih di UGD untuk menangani kasus emergensi umum maupun obstetri dan neonatal.
  • Tenaga kesehatan (dokter, bidan, perawat) telah mengikuti pelatihan tim PONEK di rumah sakit (meliputi resusitasi neonatus, kegawatdaruratan obstetri dan neonatus).
  • Memiliki SOP penerimaan dan juga penanganan pasien kegawatdaruratan obstetri dan neonatus.
  • Memiliki kebijakan yang tidak memberlakukan uang muka untuk pasien gawatdarurat obstetrik dan neonatus.
  • Memiliki prosedur pendelegasian wewenang tertentu.
  • Memiliki standard response time di UGD 10 menit, kamar bersalin <30 menit, dan pelayanan darah <1 jam.
  • Tersedia kamar operasi 24 jam.
  • Tersedia kamar bersalin yang mampu menyiapkan operasi <30 menit.
  • Memiliki tim yang siap sedia jika ada kasus darurat.
  • Dukungan dari semua pihak tim PONEK (dokter obsgyn, dokter anak, dokter anestesi, dokter penyakit dalam, dokter spesialis lain, dokter umum, perawat, dan bidan).
  • Pelayanan darah tersedia selama 24 jam.
  • Pelayanan penunjang dan obat tersedia selama 24 jam.
  • Perlengkapan harus bersih, dan juga tersedia dalam jumlah yang cukup. Perlengkapan yang membutuhkan listrik juga harus selalu tersedia.

Pada rumah sakit PONEK membutuhkan tim standar yang terdiri dari 1 dokter obsgyn, 1 dokter anak, 1 dokter UGD, 3 orang bidan, 2 orang perawat, dan 1 dokter/ perawat anestesi. Rumah sakit PONEK memerlukan beberapa ruangan antara lain ruang maternal, ruang neonatus, ruang operasi, dan juga ruangan penunjang.

Ponek Rumah Sakit
Ponek Rumah Sakit