Alur Pelayanan IGD PONEK, IGD PONEK, IGD PONEK Adalah, Ruang IGD PONEK, Ruang IGD PONEK Adalah

IGD PONEK – IGD PONEK Adalah – Ruang IGD PONEK – Ruang IGD PONEK Adalah – Alur Pelayanan IGD PONEK

Ponek adalah pelayanan obstetri neonatal esensial / emergensi komperhensif. Tujuan utama mampu menyelamatkan ibu dan anak baru lahir melelui program rujukan berencana dalam satu wilayah kabupaten kotamadya atau profinsi. Upaya Pelayanan PONEK : Stabilisasi di UGD dan juga persiapan untuk pengobatan definitif. IGD PONEK ini memiliki tujuan utama yaitu mampu menyelamatkan dan menurunkan angka kematian Ibu melahirkan dan anak yang baru lahir. Di IGD ini melayani Kegawatan Maternal Neonatal dan Gynekologi serta melakukan screening Covid-19 untuk pasien rujukan dan non rujukan

Upaya pelayanan PONEK secara khusus di tujukan pada penurunan AKI dan AKB sesuai dengan target program nasional dalam Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS). Lebih luas lagi, upaya pelayanan PONEK harus dapat mengupayakan kesehatan reproduksi ibu yang baik dan juga pencapaian tumbuh kembang anak yang optimal sesuai dengan potensi genetiknya.

Ruang lingkup pelayanan PONEK di RS:

  • Stabilisasi di UGD dan persiapan untuk pengobatan de nitif.
  • Penanganan kasus gawat darurat oleh tim PONEK RS di ruang tindakan.
  • Penanganan operatif cepat dan tepat meliputi laparatomi dan juga seksio sesaria.
  • Perawatan intermediate dan juga intensif ibu dan bayi.
  • Pelayanan Asuhan Ante Natal Risiko Tinggi.

Alur Pelayanan IGD PONEK:

  1. Petugas IGD PONEK menerima pasien yang datang baik rujukan/ datang sendiri
  2. Melakukan asessment awal/ pemeriksaan secara sistematis melalui pemeriksaan fisik obstetri/ginekologi, laboratorium
  3. Melaporkan pasien baru ke dokter jaga IGD
  4. Dokter jaga IGD menentukan triage
  5. Melaksanakan kolaborasi dengan dokter obstetri/ spesialis untuk pemberian therapi selanjutnya
  6. Jika pasien datang dengan inpartu kala II partus di IGD PONEK
  7. Jika Jika belum bersalin/ inpartu kala I, KU stabil pindah ruangan VK/ Kamar bersalin
  8. Jika pasien membutuhkan ruang pengawasan intensif setelah penanganan pertama di IGD dan KU sudah stabil pindah ruang HCU/ICU/ICCU
  9. Bila pasien memerlukan cito / tindakan operasi maka pasien dan juga keluarga di beri informasi mengenai tindakan operasi yang akan di lakukan dan setelah setuju maka keluarga menandatangani informed consent dan dil akukan persiapan operasi

Rumah sakit PONEK diwajibkan memiliki sarana pemeriksaan penunjang sebagai berikut:

  1. Pelayanan darah
    Meliputi penyediaan darah, pemeriksaan darah, dan bekerjasama dengan unit penyedia darah lainnya.
  2. Perawatan intensif
    Dalam unit ini di lakukan pemantauan cairan, pengawasan gawat napas/ ventilator, dan perawatan sepsis
  3. Pencitraan
    Termasuk di dalamnya radiologi dan USG ibu dan juga bayi
  4. Laboratorium
    Minimal mampu melakukan pemeriksaan darah dan urin rutin, kultur darah dan urin, dan pemeriksaan kimia lainnya.
PONEK, PONEK Rumah Sakit, Standar PONEK Rumah Sakit, Struktur Tim PONEK, Tim Ponek Rumah Sakit

PONEK – PONEK Rumah Sakit – Standar PONEK Rumah Sakit – Struktur Tim PONEK – Tim PONEK Rumah Sakit

Ponek adalah pelayanan obstetri neonatal esensial / emergensi komperhensif. Tujuan utama mampu menyelamatkan ibu dan juga anak baru lahir melelui program rujukan berencana dalam satu wilayah kabupaten kotamadya atau profinsi. Upaya Pelayanan PONEK : Stabilisasi di UGD dan juga persiapan untuk pengobatan definitif.

Upaya pelayanan PONEK secara khusus di tujukan pada penurunan AKI dan AKB sesuai dengan target program nasional dalam Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS). Dalam hal ini lebih luas lagi, upaya pelayanan PONEK harus dapat mengupayakan kesehatan reproduksi ibu yang baik dan juga pencapaian tumbuh kembang anak yang optimal sesuai dengan potensi genetiknya.

Ruang lingkup pelayanan di RS bermulai dari garis depan/UGD di lanjutkan ke kamar operasi/ruang tindakan sampai ke ruang perawatan. Secara singkat dapat di deskripsikan sebagai berikut:

  • Stabilisasi di UGD dan juga persiapan untuk pengobatan de nitif.
  • Penanganan kasus gawat darurat oleh tim RS di ruang tindakan.
  • Penanganan operatif cepat dan juga tepat meliputi laparatomi dan seksio sesaria.
  • Perawatan intermediate dan juga intensif ibu dan bayi.
  • Pelayanan Asuhan Ante Natal Risiko Tinggi.

Syarat minimal pelayanan yang harus disediakan oleh RS PONEK adalah:

  • Mampu memberikan Pelayanan Kesehatan Maternal Fisiologis dan juga Risiko Tinggi pada masa antenatal, intranatal dan post natal.
  • Mampu memberikan Pelayanan Neonatal Fisiologis dan Risiko Tinggi pada level IIB (Asuhan Neonatal dengan Ketergantungan Tinggi)

RS kelas A seharusnya mampu memberikan Pelayanan Kesehatan Maternal Risiko tinggi dan Neonatal Risiko tinggi pada level IIIA, sehingga dapat di sebut juga RS MAMPU PONEK PLUS. Untuk RS tipe D, C, B dan juga A yang belum mencapai standar minimal kriteria RS PONEK berdasarkan Standar Kinerja Klinis, maka RS tersebut menyandang kriteria RS BELUM MAMPU PONEK yang memerlukan perhatian khusus dan juga bimbingan serta mendapatkan dorongan untuk segera memperbaiki sistem pelayanan kesehatan di RS nya sehingga mampu memperoleh kriteria RS.

Tim PONEK ideal ditambah:

  1. 1 Dokter spesialis anesthesi
  2. 1 Perawat anesthesi
  3. 6 Bidan pelaksana
  4. 10 Perawat (tiap shift 2-3 perawat jaga)
  5. 1 Petugas laboratorium (setingkat analis)
  6. 1 Petugas Radiologi
  7. 1 Pekarya kesehatan
  8. 1 Petugas administrasi
  9. 1 Konselor laktasi
  10. 1 Tenaga Elektromedik
PONEK Rumah Sakit, Program Kerja PONEK RS, Program PONEK 24 Jam, Program PONEK Rumah Sakit, Standar PONEK Rumah Sakit

PONEK Rumah Sakit – Program Kerja PONEK RS – Program PONEK Rumah Sakit – Program PONEK 24 Jam – Standar PONEK Rumah Sakit

Pelayanan PONEK (obstetri neonatal emergensi komprehensif) adalah suatu pelayanan kedaruratan kasus maternal dan neonatal secara komprehensif danterintegrasi selama 24 jam melalui jejaring rujukan dalam suatu wilayah /daerah. Rumah Sakit yang menyediakan Layanan PONEK 24 jam adalah PONEK Rumah Sakit yang memilki kemampuan dalam menyelenggarakan pelayanan Kedaruratan Maternal dan juga Neonatal secara komprehensif dan juga terintegrasi 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu.

Regionalisasi Pelayanan Obstetri dan Neonatal adalah suatu sistem pembagian wilayah kerja rumah sakit dengan cakupan area pelayanan yang dapat dijangkau oleh masyarakat dalam waktu kurang dari 1 jam, agar dapat memberikan tindakan darurat sesuai standar. Regionalisasi menjamin agar sistem rujukan kesehatan berjalan secara optimal. Rujukan adalah pelimpahan tanggung jawab timbal balik dua arah dari sarana pelayanan primer kepada sarana kesehatan sekunder dan tersier.

Upaya dalam Layanan PONEK 24 Jam

  1. Stabilisasi di UGD dan persiapan untuk pengobatan definitif
  2. Penanganan kasus gawat darurat oleh tim PONEK RS di ruang tindakan
  3. Penanganan operatif cepat dan tepat meliputi laparotomi, dan sektio saesaria
  4. Perawatan intensif ibu dan bayi.
  5. Pelayanan Asuhan Ante Natal Risiko Tinggi

Layanan yang tersedia meliputi; antara lain :

  1. Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal Fisiologis
  2. Pelayanan kesehatan Maternal dan Neonatal dengan risiko rendah-sedang
  3. Pelayanan kesehatan Maternal dan Neonatal dengan risiko tinggi
  4. Pelayanan Kesehatan Neonatal
  5. Pelayanan Ginekologis
  6. Pelayanan Penunjang Medik
  7. Layanan IMD (Inisiasi Menyusui Dini); dll.
  8. Metode Rawat Gabung Ibu dan Bayi


Kriteria sebagai Rumah sakit PONEK; antara lain sbb :

  1. Ada dokter jaga yang terlatih di UGD untuk mengatasi kasus emergensi baik secara urnum maupun emergensi obstetri — neonatal.
  2. Dokter, bidan dan perawat telah mengikuti pelatihan tim PONEK di rumah sakit meliputi resusitasi neonatus, kegawat-daruratan obstetrik dan neonatus.
  3. Mempunyai Standar Operating Prosedur penerimaan dan penanganan pasien kegawat-daruratan obstetrik dan juga neonatal.
  4. Kebijakan tidak ada uang muka bagi pasien kegawat-daruratan obstetrik dan juga neonatal.
  5. Mempunyai prosedur pendelegasian wewenang tertentu.
  6. Mempunyai standar respon time di UGD selama 10 menit, di kamar bersalin kurang dari 30 menit, pelayanan darah kurang dari 1 jam.
  7. Tersedia kamar operasi yang siap (siaga 24 jam) untuk melakukan operasi, bila ada kasus emergensi obstetrik atau umum.
  8. Tersedia kamar bersalin yang mampu menyiapkan operasi dalam waktu kurang dari 30 menit.
  9. Memiliki kru/awak yang siap melakukan operasi atau melaksanakan tugas sewaktu-waktu,meskipun on call.
  10. Adanya dukungan semua pihak dalam tim pelayanan PONEK, antara Iain dokter kebidanan, dokter anak, dokter I petugas anestesi, dokter penyakit dalam, dokter spesialis Iain serta dokter umum, bidan dan perawat.
  11. Tersedia pelayanan darah yang siap 24 jam.
  12. Tersedia pelayanan penunjang Iain yang berperan dalam PONEK, seperti Laboratorium dan Radiologi selama 24 jam, recovery room 24 jam, obat dan juga alat penunjang yang selalu siap tersedia.
Alur Pelayanan IGD PONEK, IGD PONEK, IGD PONEK Adalah, SOP IGD PONEK, Triase IGD PONEK

Alur Pelayanan IGD PONEK – IGD PONEK – IGD PONEK Adalah – SOP IGD PONEK – Triase IGD PONEK

Triase IGD PONEK adalah penanganan pasien kegawat daruratan obstetric ginekologi dengan proses memilih pasien berdasarkan prioritas kegawat daruratan medic dan juga mengindentifikasi pasien untuk kemudian di berikan prioritas tindakan dan juga perawatan.

Tujuan Triase IGD PONEK

  • Sebagai acuan dalam melaksanakan penerimaan dan juga penanganan pasien kegawat daruratan obstetric sehingga mendapatkan hasil tindakan yang optimal dengan angka mortalitas dan juga morbiditas serendah mungkin.

Prosedur Triase IGD PONEK

A. Persiapan Alat

  • Meja emergency dan juga obat-obatan life saving dan juga alat resusitasi
  • Meja ginekologi
  • Infarm Warmer
  • Saturasi oksigen
  • Neopuff
  • Tensimeter, Stetoskop, dan Termometer
  • Doppler
  • CTG
  • Partus set, hecting set, HPP set
  • Bed side monitor

B. Langkah Kerja

  • Bidan menerima pasien, kemudian melakukan identifikasi dan anamnesa identitas lengkap dan pemeriksaan fisik awal.
  • Memilih pasien dan melakukan diagnosa awal (Triase) Untuk pasien dengan kategori Triase gawat darurat dan gawat tidak darurat lakukan kajian segera dan hubungi dokter jaga untuk melaporkan kondisi pasien, serta lakukan tindakan awal pertolongan pertama atau basic live support dengan berdasarkan observasi terhadap 3 hal, yaitu :
  1. Circulasi
  2. Breathing
  3. Airway

C. Evaluasi Primer

  • Nilai C-A-B
  • Pasang akses IV, monitor, pulse oksimetri, EKG
  • Berikan oksigen sesuai indikasi
  • Pasang katete folley sesuai indikasi
  • Tentukan triase pasien :
  1. Gawat darurat, Memerlukan tindakan segera dan mengancam nyawa. Pasien dengan kondisi berat dan memerlukan penilain cepat dan tindakan medic atau transport segera untuk menyelamatkan hidupnya. Misal pasien perdarahan, yaitu HAP dan HPP, kehamilan diluar kandungan, preeclampsia berat/eklamsia dan gagal nafas.
  2. Gawat tidak darurat, Pasien memerlukan tindakan segera dengan criteria cukup berat
  3. Tidak gawat tidak darurat
  4. Kasus DOA (Death on Arrival)
IGD PONEK, IGD PONEK 2024, IGD PONEK Itu Apa, Pelayanan PONEK IGD, PONEK IGD

PONEK IGD – IGD PONEK – IGD PONEK 2024 – IGD PONEK Itu Apa – Pelayanan PONEK IGD

IGD PONEK 2024

Pelayanan IGD PONEK Adalah Pelayanan Obstetri Neonatal Esensial/Emergensi Komperhensif. Tujuan Utamanya adalah mampu menyelamatkan dan menurunkan angka kematian ibu dan anak baru lahir. Ponek adalah pelayanan obstetri neonatal esensial / emergensi komperhensif. Tujuan utama mampu menyelamatkan ibu dan anak baru lahir melelui program rujukan berencana dalam satu wilayah kabupaten atau provinsi.

Ponek adalah pelayanan obstetri neonatal esensial / emergensi komperhensif. Tujuan utama mampu menyelamatkan ibu dan anak baru lahir melelui program rujukan berencana dalam satu wilayah kabupaten kotamadya atau profinsi. Upaya Pelayanan PONEK : Stabilisasi di UGD dan juga persiapan untuk pengobatan definitif. IGD PONEK ini memiliki tujuan utama yaitu mampu menyelamatkan dan menurunkan angka kematian Ibu melahirkan dan anak yang baru lahir. Di IGD ini melayani Kegawatan Maternal Neonatal dan Gynekologi serta melakukan screening Covid-19 untuk pasien rujukan dan non rujukan.

PELAYANAN IGD PONEK :

  1. Petugas IGD PONEK menerima pasien yang datang baik rujukan/ datang sendiri
  2. Melakukan asessment awal/ pemeriksaan secara sistematis melalui pemeriksaan fisik obstetri/ginekologi, laboratorium
  3. Melaporkan pasien baru ke dokter jaga IGD
  4. Dokter jaga IGD menentukan triage
  5. Melaksanakan kolaborasi dengan dokter obstetri/ spesialis untuk pemberian therapi selanjutnya
  6. Jika pasien datang dengan inpartu kala II partus
  7. Jika Jika belum bersalin/ inpartu kala I, KU stabil pindah ruangan VK/ Kamar bersalin
  8. Jika pasien membutuhkan ruang pengawasan intensif setelah penanganan pertama di IGD dan KU sudah stabil pindah ruang HCU/ICU/ICCU
  9. Bila pasien memerlukan cito / tindakan operasi maka pasien dan juga keluarga di beri informasi mengenai tindakan operasi yang akan di lakukan dan setelah setuju maka keluarga menandatangani informed consent dan dil akukan persiapan operasi
Alur Pelayanan IGD PONEK, PONEK, PONEK Adalah, PONEK IGD, PONEK IGD Adalah

Alur Pelayanan IGD PONEK – PONEK – PONEK Adalah – PONEK IGD – PONEK IGD Adalah

PONEK IGD Adalah Pelayanan Obstetri Neonatal Esensial/Emergensi Komperhensif. Tujuan Utamanya adalah mampu menyelamatkan dan menurunkan angka kematian ibu dan anak baru lahir. Ponek adalah pelayanan obstetri neonatal esensial / emergensi komperhensif. Tujuan utama mampu menyelamatkan ibu dan anak baru lahir melelui program rujukan berencana dalam satu wilayah kabupaten atau provinsi.

Ponek adalah pelayanan obstetri neonatal esensial / emergensi komperhensif. Tujuan utama mampu menyelamatkan ibu dan anak baru lahir melelui program rujukan berencana dalam satu wilayah kabupaten kotamadya atau profinsi. Upaya Pelayanan PONEK : Stabilisasi di UGD dan juga persiapan untuk pengobatan definitif. IGD PONEK ini memiliki tujuan utama yaitu mampu menyelamatkan dan menurunkan angka kematian Ibu melahirkan dan anak yang baru lahir. Di IGD ini melayani Kegawatan Maternal Neonatal dan Gynekologi serta melakukan screening Covid-19 untuk pasien rujukan dan non rujukan.

Alur Pelayanan IGD PONEK:

  1. Petugas IGD PONEK menerima pasien yang datang baik rujukan/ datang sendiri
  2. Melakukan asessment awal/ pemeriksaan secara sistematis melalui pemeriksaan fisik obstetri/ginekologi, laboratorium
  3. Melaporkan pasien baru ke dokter jaga IGD
  4. Dokter jaga IGD menentukan triage
  5. Melaksanakan kolaborasi dengan dokter obstetri/ spesialis untuk pemberian therapi selanjutnya
  6. Jika pasien datang dengan inpartu kala II partus di IGD PONEK
  7. Jika Jika belum bersalin/ inpartu kala I, KU stabil pindah ruangan VK/ Kamar bersalin
  8. Jika pasien membutuhkan ruang pengawasan intensif setelah penanganan pertama di IGD dan KU sudah stabil pindah ruang HCU/ICU/ICCU
  9. Bila pasien memerlukan cito / tindakan operasi maka pasien dan juga keluarga di beri informasi mengenai tindakan operasi yang akan di lakukan dan setelah setuju maka keluarga menandatangani informed consent dan dil akukan persiapan operasi